Aman Berkendara
October 10, 2009, Posted by Exwan at 4:30 am

Tips Aman Dan Nyaman Mengendarai Motor Saat Hujan
Neh gara-gara semalam dapat pencerahan dari Ortu tentang STW ( Sabar, Teliti dan Waspada ).. kejadian gara2 banyak teman2 yang ternyata Mokad di jalan, dan kebetulan sedang ada yang dirawat karena patah bahu terjatuh di jalan tempatku bekerja. Memasuki musim penghujan, para pengendara motor (bikers) pastinya mulai merasa sedikit cemas. Pasalnya motor merupakan tunggangan tanpa atap yang membuat kita terguyur hujan, serta langsung diterpa angin saat mengendarainya. Agar tetap aman dan nyaman mengendarai motor pada saat cuaca sedang tidak bersahabat (baca : hujan), ada baiknya anda para bikers memperhatikan beberapa tips di bawah ini. Pertama, manfaat lebih helm full face baru akan benar-benar terasa saat kondisi cuaca sedang hujan disertai angin. Dalam cuaca seperti itu, benda apapun bisa terbang dan hinggap di wajah anda. Tentu itu dapat membahayakan anda. Karena itu gunakanlah helm full face pada saat musim hujan. Kemudian, siapkanlah selalu jas hujan di motor anda. Kita semua pasti tahu bahwa jas hujan itu tahan air dan bisa menghalangi tubuh dari terpaan angin. Sebaiknya pilihlah jas hujan yang two-pieces, agar lebih aman. Karena yang model ‘batman’ lebih rawan untuk tersangkut, baik di motor anda maupun motor orang lain. Air hujan dapat menyebabkan permukaan jalan yang bersih sekalipun menjadi licin. Karena itu wajib bagi anda untuk mengenali traksi motor ketika hendak berkendara dalam kondisi hujan. Lakukan pengereman disertai dengan pengurangan gigi secara bertahap. Begitupun ketika hendak berakselarasi, lebih cepat memindahkan gigi pada yang lebih tinggi, lebih baik. Itu bisa mengurangi risiko ban sliding. Perhatikan juga aquaplaning, meskipun hal itu jarang terjadi pada motor, karena ban motor relatif lebih bulat, tidak seperti ban mobil yang datar dan lebar. Kalaupun ternyata motor anda menggunakan ban lebar, usahakan memiliki kembangan yang masih dalam, serta berkompond lembut. Compound lembut, biar bagaimanapun memiliki daya traksi lebih baik dari yang keras. Hati-hati lah pada motor yang berfairing, karena terpaan angin, terutama angin dari samping bisa menyebabkan hilangnya stabilitas. Kemudian, sebisa mungkin anda harus mudah terlihat oleh pengendara lainnya, seperti dengan menggunakan warna-warna cerah, baik pada motor maupun pakaian anda. Yang juga perlu diingat, kepanikan adalah pemicu terbesar kecelakaan motor. Karenanya, pelajarilah motor anda, serta lingkungan sekitar dengan baik, serta berkendara tidak melebihi kapasitas diri dan motor anda. Jangan lupa, tetap patuhi rambu lalu lintas.
Neh gara-gara semalam dapat pencerahan dari Ortu tentang STW ( Sabar, Teliti dan Waspada ).. kejadian gara2 banyak teman2 yang ternyata Mokad di jalan, dan kebetulan sedang ada yang dirawat karena patah bahu terjatuh di jalan tempatku bekerja. Memasuki musim penghujan, para pengendara motor (bikers) pastinya mulai merasa sedikit cemas. Pasalnya motor merupakan tunggangan tanpa atap yang membuat kita terguyur hujan, serta langsung diterpa angin saat mengendarainya. Agar tetap aman dan nyaman mengendarai motor pada saat cuaca sedang tidak bersahabat (baca : hujan), ada baiknya anda para bikers memperhatikan beberapa tips di bawah ini. Pertama, manfaat lebih helm full face baru akan benar-benar terasa saat kondisi cuaca sedang hujan disertai angin. Dalam cuaca seperti itu, benda apapun bisa terbang dan hinggap di wajah anda. Tentu itu dapat membahayakan anda. Karena itu gunakanlah helm full face pada saat musim hujan. Kemudian, siapkanlah selalu jas hujan di motor anda. Kita semua pasti tahu bahwa jas hujan itu tahan air dan bisa menghalangi tubuh dari terpaan angin. Sebaiknya pilihlah jas hujan yang two-pieces, agar lebih aman. Karena yang model ‘batman’ lebih rawan untuk tersangkut, baik di motor anda maupun motor orang lain. Air hujan dapat menyebabkan permukaan jalan yang bersih sekalipun menjadi licin. Karena itu wajib bagi anda untuk mengenali traksi motor ketika hendak berkendara dalam kondisi hujan. Lakukan pengereman disertai dengan pengurangan gigi secara bertahap. Begitupun ketika hendak berakselarasi, lebih cepat memindahkan gigi pada yang lebih tinggi, lebih baik. Itu bisa mengurangi risiko ban sliding. Perhatikan juga aquaplaning, meskipun hal itu jarang terjadi pada motor, karena ban motor relatif lebih bulat, tidak seperti ban mobil yang datar dan lebar. Kalaupun ternyata motor anda menggunakan ban lebar, usahakan memiliki kembangan yang masih dalam, serta berkompond lembut. Compound lembut, biar bagaimanapun memiliki daya traksi lebih baik dari yang keras. Hati-hati lah pada motor yang berfairing, karena terpaan angin, terutama angin dari samping bisa menyebabkan hilangnya stabilitas. Kemudian, sebisa mungkin anda harus mudah terlihat oleh pengendara lainnya, seperti dengan menggunakan warna-warna cerah, baik pada motor maupun pakaian anda. Yang juga perlu diingat, kepanikan adalah pemicu terbesar kecelakaan motor. Karenanya, pelajarilah motor anda, serta lingkungan sekitar dengan baik, serta berkendara tidak melebihi kapasitas diri dan motor anda. Jangan lupa, tetap patuhi rambu lalu lintas.
[?]





